Rasulullah Saw. meluaskan dakwahnya ke luar Mekah. Ternyata penduduk Yatsrib (setelah peristiwa Hijrah, Yatsrib kemudian disebut Madinah) menyambut baik dakwah Islam tersebut. Nabi Muhammad meminta janji setia muslimin Yatsrib melalui Baiat Aqabah. Setelah Bait Aqabah I dan II, Nabi Muhammad beserta para sahabat hijrah untuk membangun Madinah berdasarkan tuntunan Islam.
Nabi Muhammad Saw. mendapat perintah berdakwah secara terbuka. Nabi berdakwah kepada seluruh penduduk Mekah dan keluarga besarnya. Dakwah terbuka itu tidak mudah. Berbagai gangguan dan penyiksaan menimpa Nabi dan para sahabat. Bahkan, kebutuhan sandang-pangan kaum muslim diboikot. Karena itulah, Nabi memerintahkan beberapa sahabat berhijrah ke Habasyah dan mulai berdakwah di luar Mekah.
Nabi Muhammad Saw. menjadi teladan pemimpin yang baik. Sebagai pemimpin di rumah, Nabi Muhammad adalah suami sekaligus ayah yang mencintai anggota keluarganya dan melindungi mereka dari berbagai kejahatan dan keburukan. Di masyarakat, Nabi Muhammad telah menjadi orang yang dipercaya sebagai pemimpin meskipun saat itu beliau sebelum diangkat menjadi nabi.
Keutamaan Nabi Muhammad SAW telah terlihat sejak beliau masih kecil. Muhammad kecil terbiasa mengucapkan bismillah saat mulai makan dan alhamdulillah saat selesai. Saat ikut pamannya berdagang ke Kota Bursa, tanda-tanda kenabian telah terlihat dalam diri Muhammad kecil. Tanda kenabian tersebut adalah adanya awan yang selalu menaungi beliau.
Menghabiskan sebagian masa kecil di perkampungan bani Sa'ad memberikan berbagai hikmah bagi Nabi Muhammad Saw. Disana, Muhammad kecil belajar mengembala yang melatihnya untuk bertanggungjawab. Tak hanya itu, wilayah perkampungan yang berbukit-bukit melatih tubuh Muhammad kecil. Udara pegunungan di perkampungan badi Sa'ad yang bersih membuat Muhammad kecil tumbuh sehat dan kuat.
Salah satu upacara adat yang sampai saat ini masih dilestari kan adalah Upacara Adat Saparan Bekakak. Upacara ini di maksudkan untuk mengenang kesetiaan abdi dalem Keraton Yogyakarta, yaitu Ki Wirosuto dan Nyi Wirosuto.nnnnPada upacara ini dilakukan penyembelihan boneka bekakak yang berwujud sepasang boneka pengantin. Boneka tersebut diarak menuju Gua Gunung Gamping. Saat itu pula berma cam-mac…
Cinta pada binatang peliharaan bisa membawa keajaiban dalam hidupmulnnnnDian super kaget la mendengar desas-desus bahwa Aubrey, tem sebangkunya, sakit AIDS) Astaga! Kalau ketularan, bagaiman Tapi masa, sih, Aubrey betulan sakat AIDS? Dan, aduh! Dian ditunjuk menjenguk Aubrey Tapi, ternyata mereka malah asyik mengobrol tentang anjing! Aubrey pemilik rakingnnnnimut bernama Imot. Dian memiliki anj…
Pukatnn"Jangan pernah membenci Mamak Kau, jangan sekai-kali. Karena jika kau tahu sedikit saja apa yang telah ia lakukan demi kau, Amelia, Burlian dan Ayuk Eli, Maka yang kau tahu itu sejatinya bahkan belum sepersepuluhdari pengorbanan, rasa cinta.
"Menjual rumah ini bukan hanya menjual sebuah bangunan fisik Bagi saya, rumah ini adalah kenangan, sejarah, cinta, dan kehidupan itu sendiri. Pada setiap dinding, ruang, dan lekuk likunya, ada cerita tersendiri. Pahil, manis, asam, getir, semua lengkap.nnnn"Sejak dulu, saya selalu berusaha bersetia pada setiap kenangan itu. Lalu, ketika sekarang suami saya begitu ingin menjualnya, di mana lagi …
Buku ini merupakan bagian lain dari tulisan Thoriq Aziz Javana sebelumnya, yaitu "Ketika Ibu Telah Tiada" yang diterbitkan oleh Quanta (2016) Pada tulisan kali ini Thorig kemban mencurahkan perasaannya saat ditinggal oleh sang (bu ke pangkuan Allah Swt dengan memandang meninggalnya sang ibu sebagai bukti cinta Allah kepada ibunyannnnDi dalamnya sarat dengan kosah kisah hebat dari sosok ibu mula…