Untuk kita, yang terlalu malu walau sekadar menyapanya, terlanjur bersemu merah, dada berdegup lebih kencang, keringat dingin di jemari, bahkan sebelum sungguhan berpapasan. Untuk kita, yang merasa tidak cantik, tidak tampan, selalu merasa keliru mematut warna baju dan pilihan celana, jauh dari kemungkinan menggapai cita-cita perasaan. Untuk kita, yang hanya berani menulis
Namaku Seli, dan aku bisa mengeluarkan petir. Apa yang akan kalian dalam bahaya besar? Apakah menolongnya? Atau diam saja tidak bisa melakukan apapun ? aku tahu apa yang akan aku lakukan : berangkat bertarung membantunya. Kali ini kami bertualang ke Klan yang malam-malamnya adalah horor panjang. Kekuatan gelap menyelimuti separuh Klan, dan aku harus memecehkan misteri pesan yang dikirimkan lewa…
Kau terlalu indah. Sampai lisanku tak mampu lagi berucap kata terbaik yang bisa melukiskanmu. Kau terlalu sempurna. Sampai anganku tak mampu lagi lebih jauh untuk bermimpi. Kau terlalu hebat. Sampai langkahku terus saja tertinggal darimu dan aku hanya mampu melihatmu dari belakang. Kau terlalu jauh, itulah mengapa aku…. diam. Diam dalam rang pribadiku. Mengatakan sebuah beban dan harap yang t…
Abu Jaafar hanya bisa mengurut dada tatkala serdadu-serdadu Castile menggelar semacam "upacara' api unggun di lapangan Bab el Ramlah.nnnnApi yang berkobar tidak sedang membakar tumpukan kayu kering sebagaimana pesta api unggun biasa, tapi membakar ratusan kitab yang ditumpuk hingga membukit di tengah lapangan itu. Badan Inkuisisi Granada merampas semua kitab berbahasa Arab dari mesjid-mesjid ya…