Literarium Library

  • Beranda
  • FAQ
  • Bantuan
  • Profil
    Visi Misi Tata Tertib Struktur Organisasi Informasi Perpustakaan Pustakawan
  • Layanan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Penyediaan Dokumen Layanan Silang Layan Layanan Ekstensi Buku Tamu Perpustakaan
  • SOP (Standar Operasional Prosedur)
    SOP Pendaftaran Anggota SOP Kunjungan Perpustakaan SOP Penelusuran Koleksi Perpustakaan SOP Peminjaman Koleksi Perpustakaan SOP Pengembalian Koleksi Perpustakaan SOP Perpanjangan Peminjaman Koleksi SOP Pengadaan Bahan Pustaka SOP Pengolahan Bahan Pustaka SOP Bebas Pustaka
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Raksasa dan  1000 Ekor Semut
Penanda Bagikan

Fiksi

Raksasa dan 1000 Ekor Semut

Salman RusydiE Anwar - Nama Orang;

T anpa sadar, sang raksasa menjatuhkan remah-remah rotinya, dan lama-lama mengundang selera makan semut-semut Namanya semut, 1000 ekor pun tak akan mampu menyamai besarnya jempol kaki raksasa itu kan?nnnnPara semut bersabar menunggu jatuhnya remah-remah roti, dan setiap ada cuil remah yang jatuh, mereka berebutan, saling sikut, saling tindih, saling terjang, sehingga sebagian hanya dapat rasa babak belur timbang remah-remah roti itu. Sangnnnnraksasa mulai merasakan kehadiran seribu semut di sekitar kakinya la tak rela semut semut itu menyantap remah-remah rotinya, la merasa terancam oleh semut- semut itu, la merasa makannya terkurangi, la sungguh khawatir takut lapar, takut skin, takut tertandingi. Lalu dengan beringas, tanpa belas kasih, la menghentak- hentakkan kakinya melumat semut-semut itu. Semut-semut pun pontang-panting menyelamatkan diri. Sebagian besar jatuh mati, hanya sebagian kecil yang bisa menyelamatkan diri, meski di antaranya harus babak belur.nnnn"Apa artinya remah-remah itu bagi si raksasa?" kata seekor semut. "Bagi kita, remah-remah itu sungguh luar biasa artinya..." sahut yang lainnya. Sang raksasa tetaplah sosok yang keras kepala dan keras hati. Jangankan sampainnnnLahir raksasa baru, sekadar semut pun yang mengais remah-remah di antara kakinya, la sungguh tak bisa membiarkan itu terjadi di hadapannya. Seekor semut yang masih kesakitan menahan babak belur di kepalanya ber- gumam dalam hati, "Ah, sang raksasa itu masih berpikir akan hidup selamanya, padahalnnnnmungkin lusa ia akan mati, sebagaimana kita pun semua akan segera mati..." Pembaca, inilah kisah inspiratif simponi jiwa menaklukkan naluri keserakahan. kekejian, dan kealpaan hidup sebagai makhluk Tuhan yang mestinya selalu hidup damai dalam cinta dan empati...


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Belum memasukkan lokasi
B02121
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
398.24 SAL r
Penerbit
Yogyakarta : Diva Press., 2009
Deskripsi Fisik
258 hlm.; 14 x 20 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-955-401-4
Klasifikasi
398.24
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet. 1
Subjek
Fabel
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Literarium Library
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Selamat Datang di Perpustakaan Kami

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Senayan Developer Community

Template by perpusonline.id
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?