Puisi setidaknya merupakan sebuah ungkapan jiwa, rasa, pengalaman dan keinginan atau hasil perenungan serta segala hal yang terkait dengan emosi menusia yang dituangkan dalam bentuk kalimat indah sarat makna. Buku berjudul "Si Covid-19" ini merupakan buku antologi puisi yang berisi sejuta harapan,suara jiwa serta pengalaman dan perenungan para guru dan pegawai di madrasah mulai jenjang MI, MTs,…
Buku "Antologi Puisi Pelangi di Kala Pandemi" adalah karya guru MTs dan MA dari berbaai kabupaten di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Tercatat ada 13 guru yang tertantang untuk Mengabadikan karya mereka dalam buku ini dengan 65 judul puisi yang beragam baik isi maupun gaya penulisannya masing-masing.nnnnPuisi-puisi mereka sangat menyetuh hati juga menginspirasi.nnSeperti apa puisi-puisi mere…
Pesan Lelaki Badai kepada rembulan ia tulis sajak langit, dalam lengkung bulan sabit, Jejak Lelaki Badai sanggup menerjang ombak lautan, menghantam karang terjal, kidung puja sucinya mengalir, bersenandung menembus ruang dan waktu. Tak perlu sambu lilin tuk nyalakan jiwa sebab lentera hatimu telah terangi setapak, merentang benak dekatkan jarak.
Diah Hadaning, pemilik warung sastra ini acap disebut ibu penyair muda.nnDiah tergolong wanita penyair yang produktif sepanjang masa. nnIa bertekad terus mengurus dunia kata dan karya.nnIa dikenal sebagai "perempuan yang mencari" dan menemunya dalam puisi.
Buku ini menarik sekali karena mencermati bait-bait puisi dengan tema Sumpah Pemuda, tentu dari sekian goresan puisi memiliki keindahan, sasaran, dan harapan masing-masing yang menuju kepada keadaan situasi dan situasi yang lebih baik.
Kumpulan SajaknnnnDan cinta kita bersembunyinnnndi ujung bahasa yang tak dilanjutkannnnn---------------------------------
Buku ini berisi kumpulan puisi yang ditulis oleh Puji Pistols. Bagian paling menarik dari kumpulan puisi Tokoh-Tokoh dalam Sepuluh Lompatan berada pada respons kreatif Puji Pistols dalam pengembaraan intelektualnya mereguk pengetahuan Timur seperti Tiongkok dan Jepang. Menurut pengakuannya sendiri, ketertarikannya untuk menulis puisi yang berangkat dari karya maupun kehidupan seniman dan tokoh-…
Siapakah yang berjalan sendirian. Bayang-banyang. Menyusur ribuan kenang. Aku mengingatmu. Ketika angin sasap. Senyap. Lindap dan tuhan hilang di ujung ratap. nnnnPuisi adalah peristiwa hari ini. Saya menulis segala yang saya lihat dan rasakan, baik secara lahir maupun batin. Bukan sekadar kata-kata yang dirangkai sedemikian rupa agar menjadi indah. Puisi bagi sya adalah esensi.
Puisi adalah wahana dialog anatara diri sendiri dan momentum tentang perjalanan dari sebuah kehilangan hingga menemukan. Dan buku ini adalah sebuah gagasan yang bisa menjadi jembatan untuk mencapai apa saja yang bisa kita petik dari momen puiyik yang melintas, terdengar, dan direnungi.
Batu Matahari adalah puisi Octavio Paz, tapi bukan puisi dia lazimnya : sebuah puisi sepanjang 584 baris. Puisi sepanjang itu bagi mereka yang akrab dengan tradisi kultural barat akan terkenang iliad, mereka yang karab dengan tradisi kultural timur mungkin terkenang Mahabharata. Tapi bahkan puisi panjang Paz tidak mirip dengan dua contoh produk kultural itu. Ada satu kesamaan antara Iliad dan M…